Bacadong.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi dan perwakilan sejumlah dinas terkait, menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan kesiapan acara Festival dan Pameran Bonsai Sukabumi 2026, di Aula Kantor Jampang Tengah, Jumat (04/09/2026).
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kab Sukabumi, H. Ali Iskandar, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi.
“Kami mengajak semua pihak turut serta, baik dari pemerintahan maupun swasta bisa mendukung agar kegiatan ini sukses,” ujarnya.
Ali berharap, kehadiran para pebonsai dari berbagai daerah tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata, tetapi juga memberikan penggandaan pengaruh yang luar biasa bagi perputaran ekonomi dan agrobisnis masyarakat Sukabumi.
“Istimewanya, gelaran seni tanaman kerdil berskala nasional ini secara resmi telah masuk ke dalam agenda utama perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Camat Jampang Tengah, Ichsan Muchlis Sani, menyatakan bangga atas terpilihnya Alun-alun Bojonglopang sebagai pusat kegiatan event nasional ini.
“Kami sangat mendukung sekali juga berharap besar manfaat ekonomi dan kreativitas dari festival ini akan banyak diterima langsung oleh masyarakat Jampangtengah, baik dari sektor UMKM, penginapan, hingga pengrajin lokal,” tutur Ichsan.
Sementara itu, Ketua Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) Cabang Sukabumi, Wahyu Kurniawan, menambahkan bahwa agenda festival kali ini terdiri dari dua pilar utama, yaitu lomba dan pameran, sebagai ruang kompetisi yang sehat bagi para pebonsai.
“Festival ini bertajuk merdeka dalam berkarya, ngahiji wujudkan Sukabumi mubarakah sebagai poros Bonsai Indonesia,” katan Wahyu.
Secara teknis, panitia telah menetapkan rundown resmi festival pada 14-17 September 2026 untuk penyerahan dan penerimaan pohon bonsai dari para peserta di Alun-alun Bojonglopang.
“Penerimaan terakhir ditutup pada 17-18 September 2026. Proses penilaian dan penjurian intensif oleh tim juri gabungan nasional dan lokal secara objektif, pada tanggal 19 September 2026,” tambahnya.
Selanjutnya, kata Wahyu, puncak acara yang diisi dengan pameran umum, pengumuman pemenang, serta penyerahan hadiah pada 19 September 2026, dijadwalkan hadir Bupati Sukabumi untuk melakukan prosesi gunting pita didampingi oleh Presiden RUBI Pusat.
“Dipastikan akan berlangsung sangat meriah karena masuk ke dalam salah satu titik pemberhentian penting dalam rangkaian kegiatan HJKS,” pungkasnya.
Reporter | Redaktur : Aris Lesmana

